![]() |
| Raden Adjeng Kartini (21 April 1879 - 17 September 1904) |
Nasib Kartini sepenuhnya sudah digariskan oleh kaum dan sejarahnya. Kartini sangatlah membenci Poligami.
...Agama harus menjaga kita dari dosa, tetapi berapa banyaknya dosa diperbuat orang atas nama agama...
Dengan segala keterbatasannya, Kartini sudah berusaha sekuatnya mengembangkan pendidikan dan penyuluhan kesehatan/ kesejahteraan kaum ibu dan anak-anak. Namun karena Ia tidak didukung oleh suatu perangkat organisasi, apalagi suatu sistem, maka pencapaian nyata Kartini sesungguhnya relatif terbatas. Jasa Kartini nampaknya lebih dalam soal pemikiran dan simbolik.
Seorang yang memiliki gagasan terstruktur tentang emansipasi perempuan, pembedaan rakyat jajahan, dan reinterpretasi agama secara lebih jernih, menjadikan Kartini sebagai sosok pencerahan dan simbol emansipasi dan perjuangan Perempuan Indonesia.
Sumber: Horton, R. & Simmons, S. (Wanita-wanita yang mengubah dunia)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar